Fnatic masih kantongi gelar di penghujung tahun

Fnatic masih kantongi gelar di penghujung tahun

source: CSGO2ASIA

Tibalah grand final dari PLG Grand Slam 2018 yang sepanjang turnamen sayangnya sebagian besar tidak berhasil tampil tayang termasuk penampilan TYLOO yang gugur di perempat final bahkan tidak terlihat sama sekali gara-gara masalah livestream dari organizer.

Fnatic dan G2 Esports yang berhadapan di grand final ini dan menjadi dua organisasi besar yang mengikuti ajang ini dan bisa dibilang persaingan antara tim Swedia dan Perancis yang juga sama-sama sedang mengembangkan roster barunya.

 

 

Langsung dimulai dari Dust II, G2 yang biasanya cukup bersinar disini dan berhasil unggul sebagai T tapi kewalahan sebagai CT yang berakhir 16-11 untuk Fnatic. G2 yang langsung terpojok dan map dua yang menjadi pilihan musuhnya membuat harapan semakin tipis.

Skor 10-5 langsung didapat dari paruh pertama di Mirage yang semakin menyulitkan G2. Tapi G2 yang belum menyerah berhasil comeback lumayan besar sebagai T dan nyaris berhasil bawa game ke overtime tapi sayangnya tidak ditakdirkan.

 

Tergolong bukan turnamen kelas satu tapi menghadirkan tim-tim tier dua yang cukup lumayan setidaknya telah membuktikan Fnatic masih mempunyai harapan bangkit kembali untuk bersaing dengan tim-tim papan atas setelah menjuarai PLG Grand Slam 2018 dan membawa pulang 70.000 USD.

Sekarang selain beristirahat Fnatic harus berbenah diri untuk menyambut IEM Katowice Major yang setidaknya masih berhasil pertahankan posisi langsung mulai dari main event tapi tetap menjadi kemunduran setelah bertahun-tahun duduk di delapan besar Major. 



Comment:

Anda harus login untuk mengirim komentar