Gelar kesepuluh Astralis: BLAST Pro Series: Lisbon 2018

Gelar kesepuluh Astralis: BLAST Pro Series: Lisbon 2018

source: RFRSH

Setelah FaZe Clan yang berhasil rebut hadiah tambahan 20.000 USD di match 1 vs 1 melawan Cloud9 dan panggung BLAST Pro Series: Lisbon 2018 beralih ke grand final yang sangat dinantikan.

Astralis vs Na'Vi tidak kalah menarik seperti Astralis vs Team Liquid. Dengan Na'Vi dan Team Liquid sendiri yang bersaing ketat untuk posisi nomor dua di dunia dan terus berusaha menantang Astralis yang nyaris tak tergoyahkan sepanjang tahun.

Sepertinya Astralis ingin menutup tahun dengan gebrakan besar yang langsung terjadi di map vote dimana Na'Vi tidak pakai lama ban Nuke dan pick Overpass yang sudah tidak heran lagi. Astralis malah langsung pick Cache yang menggegerkan seluruh penonton dimana Astralis selalu ban pertama map ini dan Na'Vi sendiri juga mempunyai sejarah hanya bermain sekitar empat kali sepanjang tahun ini untuk event LAN.

 

Overpass yang memang spesialisasi Na'Vi dan Astralis sendiri juga lumayan disini tapi malah langsung didominasi Na'Vi dengan sangat baik semenjak paruh pertama dan Astralis tetap gagal sampai akhir game.

Game kedua menjadi bagian yang sangat menarik dengan kedua tim sulit diukur kemampuannya di Cache karena nyaris tidak pernah bertanding di map ini di event LAN tahun 2018. Tapi Astralis yang berani pick map ini pastinya punya senjata rahasia yang meski tidak sempurna tapi membalas kekalahan di game sebelumnya dengan skor yang meyakinkan juga.

 

Grand final terakhir tahun 2018 berlangsung tiga game penuh menjadikan ajang ini lebih meriah lagi dan ditutup dengan Dust II yang selalu penuh aksi dibanding taktik. Kelemahan Na'Vi pun mulai terjadi lagi dimana ketika terpojok sulit untuk bangkit tidak seperti Astralis yang langsung dominasi paruh pertama.

Meski beberapa pemain terutama s1mple terus melakukan clutch besar tapi tetap tidak dapat menutup selisih yang terlalu besar dan Astralis berhasil tutup match grand final dengan skor nyaman 16-4.

 

Astralis sekali lagi dapat acungan jempol dengan pertama menjuarai BLAST Pro Series: Lisbon 2018 yang menjadi gelar kedua seri BLAST Pro mereka di 2018. Kedua gelar ini menjadikan gelar kesepuluh Astralis di tahun ini yang tentunya pencapaian luar biasa dari tim yang sempat suram di 2017.

Ketiga Astralis yang menjanjikan untuk tutup tahun dengan terus dominan telah terbukti meski telah kantongi Intel Grand Slam dan EPL Season 8 dan sempat dikira akan bersantai di ajang ini tapi terbukti sebaliknya. Selain itu Magisk yang menjadi pemain terbaru dari roster ini akhirnya mendapat gelar MVP pertamanya yang menambah manis pencapaian Astralis di 2018.

 



Comment:

Anda harus login untuk mengirim komentar