Gelar besar pertama Tigers di 2018

Gelar besar pertama Tigers di 2018

source: DreamHack

Turnamen DreamLeague Season 10 yang menjadi turnamen minor pertama DPC 2018-2019 juga menjadi titik awal sejarah dari pemain DOTA Indonesia.

Tigers yang terbentuk menjelang TI8 meski mempunyai potensi besar tapi sayangnya gagal di qualifier meski tinggal selangkah lagi dan Tigers terus memperkuat diri menjelang musim DPC baru. Sukses di qualifier Minor, Tigers juga tampil meyakinkan sepanjang group stage-nya dan menjadi tim yang masuk grand final lewat upper bracket.

Lawannya di grand final yaitu Na'Vi sempat dikalahkan Tigers di match pertama upper bracket dan kini dengan gigih tetap berhasil sampai babak ini. Tigers yang terus mendapat pujian dari analyst semenjak main event dimulai terus memberi kejutan dengan berbagai permainan tempo cepat dan memilih hero anti mainstream.

 

Tidak mengecewakan penonton, Tigers langsung pick Meepo di game pertama yang sangat beresiko tapi juga sangat berbahaya bila sukses seperti yang terjadi di game sendiri dimana Na'Vi terlalu fokus pada Meepo dan IYD dengan Weaver-nya menjadi berkembang dengan cepat. Na'Vi pun menjadi ketinggalan jauh dengan akhir team fight besar yang terlalu fokus pada Meepo lagi membuat Na'Vi rata dan kalah total di game pertama.

Masuk game kedua Tigers pick hero andalan Na'Vi yaitu Huskar yang mendapat ekspetasi tinggi dimana malah Na'Vi pick Gyro tanpa Io karena sudah diban duluan. Sayangnya game berjalan sangat ngawur untuk Tigers dimana Huskar gagal berkembang selalu mati di team fight dan Axe dari Na'Vi menjadi kunci besar dari tim yang selalu inisiasi dengan akurat.

Game ketiga Na'Vi yang sukses dengan Axe dan Gyro-nya kembali memilih hero tersebut dan mengganti core-nya dengan Ember Spirit. IYD yang untuk ketiga kalinya memakai Weaver tetap gagal seperti game sebelumnya dimana dari awal Na'Vi mendominasi lagi dengan Axe-nya dengan Taunt mematikannya. Tigers pun lagi-lagi harus gg call dalamw aktu yang lebih singkat lagi membuat posisi Tigers dalam ambang hanya menjadi juara dua.

Pcik di game keempat cukup banyak berbeda dari tiga game sebelumnya walau Blizzy dengan Enigma-nya menjadi fokus terpenting disinidan Huskar yang kini di tangan Na'Vi. Disinilah InYourDream bersinar dengan Invoker-nya yang sukses dalam berbagai gank ditambah mobilitas Pangolier dari Moonmeander yang terus mengacaukan ritme Enigma. Tigers yang dapat keunggulan besar langsung menyerang high ground Na'Vi yang berakibat fatal dan Na'Vi sukses bertahan mematikan banyak hero Tigers. Untungnya karena selisih yang sudah terlalu jauh kegagalan tersebut langsung dibalas Tigers dengan memancing team fight di depan markas Na'Vi yang menjadi sangat sengit dan berakhir Tigers yang menang besar.

Sampailah di titik penentuan yang menjadi lebih tegang lagi untuk grand final ini dan kedua tim harus mengeluarkan segala kartu rahasianya untuk mendapatkan game terakhir. Tigers pun selain membawa hero-hero standar terkuat mereka tapi ditambah dengan kejutan khas Tigers yang kali ini adalah Underlord. Na'Vi pun menyiapkan kombo Enigma dan Faceless Void yang tumpuannya pada Alchemist. Lineup Na'Vi yang mengarah pada hero late game karena kebanyakan cooldown skill-nya yang lama dimanfaatkan Tigers dengan permainan super cepat lagi yang sukses terus membuat networth melejit cepat untuk Tigers.

Na'Vi yang akhirnya mulai mendapat item pentingnya tapi sayangnya terlambat dimana kebanyakan setiap eksekusinya seperti Chronospehere ataupun Black Hole tidak mendapat hasil maksimal atau bahkan gagal kill sama sekali terutama ulti dari Underlord yang menjadi penyelemat besar untuk tim. Alchemist pun yang tidak bisa farm dan terus di kill menjadikan hero ini tidak berguna sama sekali dan serbuan high ground terus menerus hanya memperlambat nasib Na'Vi yang kalah di match ini.

Tigers yang mendapat gelar turnamen DPC pertamanya juga menjadikan debut untuk InYourDream dan Xepher yang menjadi pemain pertama dari Indonesia yang menang di ajang resmi Valve. Perjuangan Tigers pun tidak dapat dinikmati terlalu lama karena pada 9 November, Major pertama akan dimulai dengan Tigers menjadi tim terakhir yang mengisi deretan partisipannya. Selamat pada Tigers dan semoga terus sukses juga di The Kuala Lumpur Major!

 



Comment:

Anda harus login untuk mengirim komentar